Selasa, 03 Juli 2012

Inilah Makanan Untuk Membantu Mengatasi Masuk Angin

Masuk angin, kondisi melemahnya tubuh karena berkumpulnya gas yang tidak merata dalam tubuh hanya dikenal oleh orang Indonesia. Dunia medis sempat menganggapnya sebagai mitos, walau nyatanya 'penyakit' ini memang ada.


Dunia barat tidak mengenal masuk angin, maka orang asing yang datang ke negeri ini akan bingung mendengar kata "masuk angin". Menurut wikipedia, istilah paling tepat adalah catching cold. Masuk angin bila tak diatasi memang mengarah pada demam (cold) dan akhirnya flu.

Bagaimana cara mengatasi masuk angin? Biasanya dengan dikerik (kerokan), dikop, dipijit, atau membalurkan balsem ke bagian tubuh, sehingga kembali menormalkan suhu badan. Karena masuk angin biasanya disebabkan oleh udara dingin yang berlebihan, atau terpapar angin sehingga menurunkan daya tahan tubuh.

Selain cara di atas, kita bisa juga mengatasi masuk angin dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti berikut ini. Namun, patut diperhatikan bagi orang yang menderita penyakit maag atau gangguan pencernaan memilih makanan yang tepat. Alih-alih menyembuhkan masuk angin, malah menyerang lambung. 

Sup Ayam

Para peneliti dari Nebraska University menemukan bahwa sup berguna sebagai anti radang yang meredakan gejala masuk angin. Sup ayam relatif paling aman bagi penderita maag. Sup ayam juga sangat bagus sebagai pereda pilek atau influenza.

Bawang Putih

Mengandung senyawa allicin, yang terbukti punya fungsi antibakteri dan antijamur. Pada beberapa kasus, terutama penderita maag akut sebaiknya berhati-hati mengonsumsi bawang putih saat masuk angin.

Jus Jeruk
Vitamin C merupakan antioksidan alami dan membantu tubuh melawan infeksi. Buah jeruk penuh dengan vitamin C, jadi cobalah minum jus saat masuk angin. 

Jus jeruk mengandung asam lumayan tinggi, bila maag sedang kumat jangan minum jus jeruk kecuali kondisi perut sedang normal.

Teh Peppermint
Peppermint punya berbagai fungsi sebagai dekongestan, ekspektoran dan antivirus yang dapat meredakan nyeri tenggorokan dan melegakan batuk. Peppermint relatif aman bagi penderita maag, kecuali saat masuk angin juga menimbulkan rasa tak enak pada perut (maag kambuh) sebaiknya berhati-hati. Biasanya dokter melarang pasien maag meminum teh.

Jahe
Rempah dari akar ini sudah lama disebut-sebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari mual dan artristis sampai infeksi saluran nafas atas. Untuk penderita maag, sama seperti penanganan dengan teh peppermint.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar