Rabu, 19 September 2012

Skinvertising, Cara Unik Beriklan Dengan Mentato Tubuh

Dimanapun ia berada ditempat keramaian, pasti selalu menjadi pusat perhatian. Bukan karena ia sedang bernyanyi, beratraksi atau tergeletak karena mabuk, melainkan karena sejumlah tato yang ada ditubuhnya. 

Joe Tamargo
Joe Tamargo, pria asal Rochester, New York ini merelakan beberapa bagian tubuhnya termasuk wajah untuk ditato. Yang unik dan terbilang aneh, Joe mentato wajah dan tubuhnya dengan beberapa gambar logo website. 

Adanya tato logo tersebut membuatnya seperti papan iklan (billboard) berjalan. Sejumlah tato logo tersebut ternyata dikenal dengan istilah "Skinvertising", yang populer di era awal sampai pertengahan tahun 2000-an. 

Skinvertising adalah gabungan dari 2 kata bahasa Inggris, yaitu skin dan advertising. Jika diterjemahkan, skin berarti kulit dan advertising yang berarti iklan. Beriklan menggunakan media kulit/tubuh manusia. 

Jim Nelson
Di tahun 2003, metode ini pertama kali diterapkan pada seorang pria bernama Jim Nelson asal Illinois, Amerika Serikat. Jim dikontrak oleh perusahaan web hosting CI Host selama 5 tahun dengan bayaran sebesar US$7000, perusahaan tersebut mentato logo dibagian belakang kepala Jim. 

Dengan hadirnya ragam metode beriklan yang semakin canggih, kini skinvertising sudah tak lagi digunakan. Namun masih menyisakan" kenangan" abadi pada wajah Joe Tamargo yang memuat 15 logo.

Joe Tamargo
Kenangan masa lalunya yang mampu menghasilkan uang US$ 220.000 atau sekitar 2 milyar rupiah saat masih merelakan tubuhnya untuk dijadikan media beriklan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar